Belajar Jalan

Tak terasa usia anakku sudah setahun lebih seminggu. Sekarang ini dia sedang rajin2nya belejar jalan sendiri. Belajar berdiri sendiri (tanpa pegangan apa2), dan juga belajar melangkahkan kakinya satu demi satu. Walaupun suka jatuh ‘kepengkok’ tapi dia terus mencoba untuk selalu bangkit lagi, jatuh lagi… Bangkit lagi. Sampe akhirnya kecapean dan menangis minta digendong. Itu aja kerjaan anakku saat ini.

Falsafahnya hidup manusia itu adalah terus mencoba-mencoba sampai bisa, saat ini gagal, harus terus dicoba terus. Hari ini gagal… Masih ada hari esok…
Hal ini sudah ditanamkan pada diri semenjak kita lahir. Dari awalnya belajar tengkurap, duduk, merangkak, berdiri, berjalan dan berlari semuanya ada tahapannya. Tak mungkin kita setelah dilahirkan langsung bisa berlari. Mungkin kalo di lagikaka seperti kita memulai usaha atau bekerja. Tak mungkin kita lulus kuliah ngelamar kerja langsung jadi direktur…. Emangnya engkong loe yang punya perusahaan?? Tak mungkin kita memulai usaha langsung bisa sukses punya untung dan omset yang besar. Pasti ada usaha yang besar untuk itu semua. Segala sesuatu harus dimulai dari yang kecil dulu untuk dan diproses melalui ujian-ujian dulu sebelum tumbuh jadi besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s